Wajah Kemerahan , apakah berarti kulit sensitive ?

Wajah Kemerahan , apakah berarti kulit sensitive ?

Kamu punya kulit wajah yang gampang kemerahan , iritasi , atau jerawat meradang yang tak kunjung sembuh ? Itu bisa jadi tanda kalau kamu punya tipe kulit yang sensitive , jangan dibiarkan ya. Kulit sensitive tidak hanya dapat menganggu penampilan tapi bisa bikin stress lo karena masalah yang berulang-ulang.

So, kalau kamu punya kulit sensitive, segera atasi sebelum kondisi kulitmu semakin parah. Merawat kulit sensitive dengan cara yang tepat bisa mencegah masalah kulit yang lebih besar di kemudian hari dan bisa menjaga kulitmu tetap sehat dan terawat.Yuk simak pembahasan berikut ini ! 

Apakah yang terjadi jika kulit sensitive ?

Kulit sensitive adalah kondisi di mana sensasi tidak menyenangkan seperti nyeri, terbakar, kesemutan, gatal, dan menyengat. Gejala-gejala ini bisa muncul beberapa menit hingga beberapa jam setelah kontak dengan produk kosmetik atau faktor lingkungan, atau setelah beberapa kali penggunaan produk, yang dapat memicu reaksi melalui efek kumulatif.

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 14% dari populasi umum memiliki kulit sensitive, yang mungkin disebabkan oleh lapisan kulit luar yang tipis dan lebih permeabel. Selain itu, fungsi pelindung kulit yang menurun pada kulit sensitive sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan lipid di lapisan terluar kulit.

Lapisan stratum korneum menjadi lebih mudah ditembus, sehingga zat-zat lebih mudah masuk dan air lebih cepat hilang. Semakin tipis lapisan ini, maka semakin mudah zat-zat masuk dan menyebabkan reaksi seperti pelepasan zat kimia yang membuat ujung saraf di kulit lebih sensitive. Saraf pada kulit yang sensitive lebih aktif sehingga menyebabkan sensasi tidak nyaman seperti nyeri. Hal ini disebabkan oleh zat kimia yang dilepaskan oleh saraf ini menyebabkan pembuluh darah melebar dan sel-sel tertentu pada kulit sehingga menimbulkan warna kemerahan. Kulit sensitive dapat dibagi menjadi tiga jenis:

  • Tipe I : kulit dengan peradangan tetapi fungsi pelindung yang normal

  • Tipe II : kulit dengan fungsi pelindung kulit yang rendah

  • Tipe III : kulit terlihat sehat tetapi tetap sensitive

Faktor yang memepengaruhi kulit sensitive

  • Faktor Internal : Genetik, Perubahan hormon, kondisi kesehatan, stress dan gaya hidup.

  • Faktor Eksternal : Produk kosmetic/perawatan kulit,lingkungan seperti paparan sinar uv atau polusi, terlalu sering eksfoliasi.


Cara mengatasi iritasi pada kulit

  1. Hidrasi kulit 

Hidrasi kulit yang baik membantu memulihkan dan menjaga lapisan pelindung kulit. Disarankan menggunakan pelembap dengan sedikit bahan, tanpa parfum, dan tanpa zat yang bisa mengiritasi kulit (seperti urea).

  1. Lindungi kulit dari sinar UV

Bahaya utama sinar ultraviolet adalah menyebabkan kulit kemerahan. Sinar UV, terutama UV B, bisa membuat kulit merah sebagai tanda iritasi akibat paparan sinar ultraviolet. Gejala ini sering disertai dengan rasa gatal pada area kulit yang memerah. Maka dari itu, selalu gunakan tabir surya ketika berada di luar ruangan yang terpapar langsung oleh sinar UV matahari. Produk kosmetik yang mengandung tabir surya biasanya memiliki label dengan nilai SPF (Sun Protecting Factor) tertentu.

  1. Gunakan Kosmetik Fragrance-Free dan Hypoallergenic Product

Orang dengan kulit sensitif mungkin menggunakan lebih banyak produk perawatan kulit, yang bisa menjadi alasan mereka lebih sering mengalami alergi terhadap wewangian. Karena itu, mereka dengan kulit sensitif sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan produk beraroma.


Berikut beberapa kandungan skincare yang dapat menenangkan kulit


  1. Aloe vera

Karena manfaat aloe vera, tanaman ini bisa digunakan untuk menjaga kelembapan dan kesehatan kulit. Aloe vera juga membantu mencegah luka kulit karena mengandung mukopolisakarida, asam amino, seng, dan air. Aloe vera lebih efektif dan lebih murah dalam penyembuhan luka dibandingkan dengan pengobatan lainnya. Dengan semakin populernya pengobatan tradisional dan jarangnya efek samping Aloe vera, tanaman ini direkomendasikan sebagai pengobatan tambahan untuk membantu penyembuhan luka


  1. Centella asiatica

Komponen aktif utama dalam C. asiatica adalah saponin, yang juga disebut triterpenoid. Saponin ini termasuk asiatikosida, madekasosida, dan asam madasiatik, yang terikat pada asam asiatik. Beberapa kandungan ini adalah kunci untuk membantu penyembuhan luka dan memperbaiki pembuluh darah dengan mengurangi produksi kolagen di area luka. Ada juga komponen lain seperti brahmoside dan brahminoside yang mungkin memiliki efek pada sistem saraf dan relaksasi uterus, meskipun belum terbukti secara klinis.


  1. Niacinamide

Niacinamide, juga dikenal sebagai nicotinamide, adalah komponen dari enzim yang terlibat dalam transfer hidrogen, yaitu nicotinamide adenine dinucleotide (NAD) dan nicotinamide adenine dinucleotide phosphate (NADP). Enzim-enzim ini membantu menyediakan hidrogen untuk rantai respirasi, yang diperlukan untuk produksi energi. Bentuk tereduksi dari enzim-enzim ini (NADH dan NADPH) juga berfungsi sebagai antioksidan. Inilah sebabnya mengapa penggunaan niacinamide secara topikal (oles) dianggap dapat menghambat proses oksidasi pada kulit.


Kesimpulan 

Kemerahan adalah salah satu tanda kulit sensitive , dengan mejaga hidrasi kulit dan menghindari paparan sinar uv secara langsung dapat mecegah keparahan kulit sensitive . Hindari kosmetik dengan bahan yang iritatif , dan pakailah skincare yang cocok untuk kulit kalian.

Ditulis oleh : dr. Cindy Malaindo (Aesthetic Doctor of Elmaskin)

Referensi

Duarte, Ida et al. "Sensitive skin: review of an ascending concept." Anais brasileiros de dermatologia vol. 92,4 (2017): 521-525. doi:10.1590/abd1806-4841.201756111

Berardesca E, Farage M, Maibach H. Kulit sensitif: gambaran umum. Ilmu Kosmetik Int J. 2013; 35 :2-8.

Hapsah Isfardiyana S, Sita ;, Safitri R. Pentingnya Melindungi Kulit Dari Sinar Ultraviolet Dan Cara Melindungi Kulit Dengan Sunblock Buatan Sendiri. J Inov dan Kewirausahaan. 2014;3(2):126-33.

Van Amerongen, Cynthia C A et al. "Skin exposure to scented products used in daily life and fragrance contact allergy in the European general population - The EDEN Fragrance Study." Contact dermatitis vol. 84,6 (2021): 385-394. doi:10.1111/cod.13807

Noseclopedia “menegenal kulit sensitive”.2024