Persiapan PRP: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan?

Persiapan PRP: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan? - elmaskin.id

Kerontokan rambut merupakan salah satu masalah estetika yang sering dikeluhkan baik oleh pria maupun wanita. Selain memengaruhi penampilan, kondisi ini juga dapat menurunkan rasa percaya diri. Saat ini, Platelet-Rich Plasma (PRP) menjadi salah satu terapi yang banyak digunakan untuk membantu mengatasi kerontokan rambut karena memanfaatkan growth factor dari trombosit untuk merangsang regenerasi folikel rambut.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa PRP dapat meningkatkan kepadatan dan ketebalan rambut, terutama pada pasien dengan androgenetic alopecia (AGA). Namun, keberhasilan terapi tidak hanya bergantung pada teknik penyuntikan, tetapi juga pada kualitas plasma yang dihasilkan. Oleh karena itu, persiapan pasien sebelum tindakan memegang peranan penting.


Mengapa Rambut Bisa Rontok?

Penyebab kerontokan rambut sangat beragam. Yang paling sering adalah androgenetic alopecia, yaitu kerontokan yang dipengaruhi faktor genetik dan hormon androgen. Selain itu, stres berkepanjangan, kurang tidur, pola makan yang buruk, kekurangan zat besi, defisiensi vitamin D, gangguan tiroid, dan perubahan hormonal juga dapat memicu kerontokan rambut. Jika penyebab dasar tidak dikenali dan diperbaiki, hasil terapi PRP mungkin tidak optimal. Karena itu, evaluasi kondisi pasien tetap diperlukan sebelum memulai terapi.


Mengapa Persiapan Sebelum PRP Penting?

PRP mengandung trombosit dengan konsentrasi tinggi yang kaya akan growth factor seperti PDGF, VEGF, TGF-β, dan IGF. Faktor-faktor ini berperan dalam meningkatkan aliran darah ke folikel rambut, mempercepat regenerasi jaringan, dan merangsang pertumbuhan rambut baru. Kondisi tubuh pasien sebelum pengambilan darah dapat memengaruhi kualitas trombosit dan jumlah growth factor yang diperoleh. Oleh karena itu, pola makan, hidrasi, dan gaya hidup sebelum tindakan perlu diperhatikan.


Makanan dan Minuman yang Dianjurkan

  1. Perbanyak Protein

Protein merupakan bahan utama pembentukan rambut dan jaringan tubuh. Pasien dianjurkan mengonsumsi ikan, telur, ayam tanpa lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan beberapa hari sebelum prosedur.

  1. Konsumsi Makanan kaya Zat Besi

Defisiensi zat besi sering dikaitkan dengan kerontokan rambut. Sumber zat besi yang baik meliputi daging merah tanpa lemak, bayam, kacang merah, dan edamame.

  1. Penuhi Kebutuhan Vitamin C

Vitamin C membantu penyerapan zat besi dan berperan sebagai antioksidan. Buah seperti jeruk, jambu biji, kiwi, dan stroberi dapat menjadi pilihan yang baik.

  1. Tambahkan Omega-3

Omega-3 memiliki efek antiinflamasi yang mendukung kesehatan kulit kepala. Sumber terbaiknya antara lain salmon, sarden, makarel, chia seed, dan flaxseed.

  1. Minum Air Putih yang Cukup

Hidrasi yang baik sangat penting sebelum PRP. Pasien dianjurkan minum sekitar 2–3 liter air putih per hari selama 24–48 jam sebelum tindakan. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan memudahkan proses pengambilan darah dan membantu menghasilkan PRP yang lebih optimal.


Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari

  1. Alkohol

Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan memengaruhi fungsi trombosit. Sebaiknya dihindari minimal 48–72 jam sebelum prosedur.

  1. Minuman Tinggi Gula

Minuman bersoda dan minuman energi dapat meningkatkan stres oksidatif dan inflamasi sehingga kurang mendukung proses regenerasi.

  1. Makanan Ultra-Proses

Fast food, makanan tinggi lemak trans, dan makanan tinggi garam sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.


Aktivitas yang Dianjurkan

  1. Tidur yang Cukup

Tidur 7–9 jam setiap malam membantu proses regenerasi sel dan menjaga keseimbangan hormon yang berperan dalam kesehatan rambut.

  1. Olahraga Ringan

Aktivitas seperti berjalan kaki atau yoga dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan menjaga kebugaran tubuh.

  1. Kelola Stres

Stres kronis dapat memperburuk kerontokan rambut. Relaksasi, meditasi, atau aktivitas yang menyenangkan dapat membantu mengurangi dampak tersebut.


Aktivitas yang Sebaiknya Dihindari

  1. Merokok

Merokok dapat mengganggu sirkulasi darah dan menurunkan fungsi trombosit. Pasien dianjurkan mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok sebelum terapi.

  1. Olahraga Berat

Latihan intensitas tinggi sehari sebelum tindakan dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan inflamasi.

  1. Begadang

Kurang tidur dapat meningkatkan kadar hormon stres yang berpotensi memperburuk kerontokan rambut.

  1. Konsumsi NSAID

Obat antiinflamasi nonsteroid seperti aspirin dan ibuprofen dapat mengganggu fungsi trombosit. Penggunaannya sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang merawat.


Kesimpulan

Keberhasilan terapi PRP rambut tidak hanya ditentukan oleh teknik tindakan, tetapi juga oleh kualitas plasma yang dihasilkan. Persiapan yang baik melalui pola makan bergizi, hidrasi yang cukup, istirahat yang adekuat, serta menghindari alkohol, rokok, dan faktor yang dapat mengganggu fungsi trombosit dapat membantu meningkatkan kualitas PRP dan mendukung hasil terapi yang lebih optimal. Jika kamu yang membaca artikel ini mengalami kerontokan rambut, rambut menipis, atau ingin mengoptimalkan hasil terapi PRP rambut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami di Elmaskin Aesthetic and Anti Aging Clinic. Pemeriksaan yang tepat serta persiapan yang optimal sebelum tindakan dapat membantu meningkatkan kualitas PRP dan mendukung hasil terapi yang lebih maksimal.

Ditulis oleh: dr. Fa’izah Ramadhani Sudarko, Aesthetic Doctor Elmaskin Surabaya Barat