Semakin bertambah usia, ada saja keluhan pada wajah yang jadi masalah bagi kalangan wanita. Salah satunya adalah mata panda dan kantung mata. Keluhan ini membuat para wanita menjadi kurang percaya diri karena dianggap kurang tidur atau mungkin menangis semalaman. Apakah dengan memakai eye serum atau eye cream setiap malam bisa membantu mengurangi keluhan pada mata ini? Ataukah perlu perawatan di klinik? Atau justru harus operasi? Mari simak penjelasan di bawah ini.
Penyebab Mata Panda dan Kantung Mata
Mata panda/lingkaran hitam pada mata, yang secara ilmiah disebut hiperpigmentasi periorbital, mengacu pada penggelapan kulit di bawah area mata. Mata bengkak, juga dikenal sebagai edema periorbital, terjadi ketika kulit di sekitar mata menjadi bengkak atau meradang. Prevalensi lingkaran hitam dan mata bengkak meningkat seiring bertambahnya usia, tetapi dapat memengaruhi individu dari semua kelompok usia. Kondisi ini umum terjadi pada kedua jenis kelamin dan di semua etnis, dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Berbagai faktor dapat menyebabkan munculnya mata panda. Hiperpigmentasi dapat muncul akibat paparan sinar matahari yang berlebihan, naik-turunnya hormon, atau dalam kasus tertentu, produksi melanin yang berlebihan akibat faktor genetik. Kulit tipis di area bawah mata juga memudahkan pembuluh darah terlihat. Selain itu, faktor-faktor seperti kurang tidur, alergi, peradangan, atau kelelahan dapat menyebabkan vasodilatasi/pelebaran pembuluh darah, yang memperparah kegelapan.
Kondisi penumpukan cairan berlebih merupakan penyebab utama mata bengkak. Dehidrasi, asupan garam yang berlebihan, perubahan hormon, alergi, atau kondisi medis tertentu dapat menyebabkan penumpukan cairan di bawah mata. Seiring bertambahnya usia, struktur pendukung kulit dan otot melemah, sehingga mengakibatkan mata kendur dan bengkak. Lingkaran hitam dan mata bengkak merupakan masalah dermatologis yang umum, mencakup sebagian besar pasien yang berobat di klinik dermatologi. Meskipun umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat berdampak besar pada kualitas hidup seseorang, memengaruhi harga diri, dan menyebabkan tekanan emosional. Bengkak yang parah bahkan dapat mengganggu penglihatan atau menyebabkan ketidaknyamanan.
Cara Mengatasi Mata Panda dan Kantung Mata
Meskipun banyaknya obat dan terapi yang tersedia untuk mengatasi lingkaran hitam pada mata, belum ada studi berbasis bukti yang mendukung penggunaannya. Mengingat beragamnya kemungkinan penyebab lingkaran hitam, modalitas terapi harus disesuaikan untuk setiap pasien.
Perawatan Topikal
Berbagai perawatan topikal dapat digunakan untuk mengatasi bekas kehitaman yang berhubungan dengan dermatitis dengan tingkat keberhasilan yang bervariasi. Pilihan perawatan topikal meliputi agen pemutih seperti hidrokuinon dan tretinoin, serta agen depigmentasi seperti albutin, ekstrak tanaman bearberry. Kortikosteroid topikal, antioksidan topikal termasuk vitamin C dan E, asam kojat, dan asam azelaat juga telah diresepkan. Pencerahan area hiperpigmentasi dapat dicapai dengan satu atau lebih agen topikal. Sebagian besar agen topikal efektif tetapi membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai hasil yang baik. Selain penggunaan jangka panjang, agen-agen tersebut dapat menyebabkan iritasi atau pruritus pada beberapa pasien yang mengaplikasikannya pada kulit sensitif di dekat mata.
Laser
Laser akan menghaluskan permukaan kulit dan mengurangi atau menghilangkan kerutan serta pigmentasi. Laser juga akan memperbaiki tampilan lingkaran hitam pada mata secara keseluruhan. Berbagai jenis laser dapat digunakan untuk mengatasi lingkaran hitam. Laser Q-switched 1064 nm berfluktuasi rendah aman dan efektif untuk lingkaran hitam dengan pigmentasi berlebih. Laser fraksional dan RF mungkin cocok untuk lingkaran hitam dengan kulit kendur dan keriput.
Filler
Saat ini, augmentasi jaringan lunak dengan filler (asam hyaluronat) merupakan perawatan yang diterima secara luas untuk meningkatkan kualitas hidup. Perawatan ini dapat digunakan untuk mengoreksi cekungan pada mata, kulit tipis, dan kerutan/kelonggaran sekitar mata.
Platellet-Rich Plasma (PRP)
Platellet-Rich Plasma (PRP) adalah konsentrasi protein plasma yang berasal dari darah pasien sendiri yang telah disentrifugasi untuk menghilangkan sel darah merah. Plasma ini memiliki konsentrasi faktor pertumbuhan, kemokin, dan sitokin yang signifikan dan telah digunakan untuk mendorong berbagai proses penyembuhan. Perawatan PRP terutama efektif untuk kerutan, kelonggaran, dan lingkaran hitam sekunder akibat pigmen hitam/gelap. PRP dapat merangsang proliferasi fibroblas dermal dan sintesis kolagen.
Injeksi Polinukleotida (PN DNA Salmon)
Injeksi polinukleotida rantai panjang (PN) intradermal tampaknya merupakan perawatan yang efektif dan aman untuk lingkaran hitam pada mata akibat kulit tipis dan kendur. PN berantai berat molekul tinggi meningkatkan aktivitas metabolisme fibroblas, yang merangsang sekresi protein kolagen dan mengendalikan pembaruan berbagai komponen dermal. PN berkontribusi pada regenerasi beberapa komponen autologus utama kulit, seperti glikosaminoglikan, protein, glikoprotein, dan fibril, yang membantu mempertahankan fungsi fisiologis.
Transfer Lemak
Transfer lemak merupakan cara ampuh untuk mencapai peremajaan wajah dan menghilangkan cekungan tepi sekitar mata.
Bedah
Blefaroplasti (prosedur bedah yang dilakukan untuk memperbaiki bentuk dan struktur kelopak mata dengan menghilangkan kelebihan kulit, lemak, atau otot yang kendur) pada kelopak mata bawah dapat digunakan untuk mengatasi lingkaran hitam akibat efek bayangan dari pencahayaan dari atas. Pengelupasan kimia adjuvan atau pelapisan ulang laser dapat digunakan untuk mengatasi penyebab pigmentasi.
Tips yang bisa dilakukan di rumah
Pengobatan rumahan seperti kompres dingin, irisan mentimun, kantong teh, dan tidur yang cukup, dapat memberikan kelegaan sementara. Modifikasi gaya hidup, seperti hidrasi yang tepat, pola makan seimbang, tidur yang cukup, perlindungan dari sinar matahari, dan manajemen stres, juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan kulit dan mengurangi lingkaran hitam serta mata bengkak. Berikut ini adalah ulasan beberapa herbal umum yang digunakan dalam formulasi untuk mengatasi lingkaran hitam dan mata bengkak.
-
Irisan Mentimun
Irisan mentimun umumnya dimasukkan ke dalam perawatan kulit dan pengobatan rumahan karena sifatnya yang menghidrasi dan mendinginkan. Meletakkan irisan mentimun pada mata dapat memberikan kelegaan sementara dengan mengurangi bengkak dan memberikan efek menenangkan. Kandungan air yang melimpah dan sifat astringen yang lembut pada mentimun, serta suhu dinginnya, dapat menginduksi vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah), yang berpotensi mengurangi visibilitas lingkaran hitam dengan mengurangi pelebaran pembuluh darah. Aktivitas yang ditunjukkan mentimun dalam menekan produksi tirosinase dan melanin.
-
Kantong Teh Chamomile
Chamomile mengandung flavonoid, senyawa yang dikenal mampu menenangkan kulit di sekitar mata. Selain itu, sifat anti-inflamasi chamomile dapat meredakan ketidaknyamanan dan melegakan mata kering atau iritasi. Menempelkan kantong teh chamomile dingin pada mata dapat memberikan kelegaan sementara dengan mengurangi bengkak dan memberikan sensasi menenangkan. Efek ini disebabkan oleh sifat anti-inflamasi dan antioksidan chamomile, yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan iritasi.
-
Witch Hazel
Witch hazel (ekstrak tanaman herbal dari tanaman Hamamelis virginiana yang berasal dari Amerika Utara) mengandung zat kimia yang disebut tanin. Ketika dioleskan langsung ke kulit, sifat astringennya dapat membantu mengencangkan kulit, sehingga berpotensi mengurangi tampilan bengkak. Selain itu, efek anti-inflamasinya dapat membantu meredakan iritasi dan mengurangi pembengkakan.
-
Arnica
Arnica adalah ramuan homeopati terkenal yang telah digunakan selama berabad-abad karena sifat analgesik dan anti-inflamasinya, terutama dalam mengobati nyeri dan memar. Penggunaan arnica secara topikal dapat mempercepat penyembuhan luka, meredakan gigitan serangga, dan mengatasi ketombe. Banyak produk perawatan lingkaran hitam dan mata bengkak di pasaran yang mengandung arnica sebagai salah satu bahannya, yang menunjukkan khasiatnya dalam meningkatkan sirkulasi darah lokal sehingga mengurangi pembengkakan.
Kesimpulan
Berdasarkan paparan sebelumnya, penyebab lingkaran hitam pada mata disebabkan oleh banyak hal, oleh karena itu, penting untuk menentukan penyebabnya sebelum memulai langkah perawatan yang tepat. Setiap pasien mungkin memiliki lebih dari satu penyebab yang mendasari, sehingga dokter harus memahami beragam pilihan perawatan dan menangani lingkaran hitam berdasarkan kasus per kasus. Apabila kalian yang sedang membaca artikel ini memiliki keluhan lingkaran hitam atau cekung pada mata, kalian bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kami di klinik Elmaskin. Berbagai jenis perawatan telah tersedia di tempat kami dan tentu akan kami sesuaikan dengan kebutuhan tiap pasien.
Ditulis oleh: dr. Fa’izah Ramadhani Sudarko, dokter praktek Elmaskin Surabaya Barat