Apa benar ini. Botox dapat mengurangi nyeri kepala?
Dalam dunia estetika, treatment botox bukanlah hal lazim yang digunakan dalam mengurangi kerutan dan meremajakan wajah. Botox ialah toksin yang dihasilkan oleh Clostrodium botulinum, yang dapat menyebabkan paralisis otot dengan merusak transmisi sinyal neuromuscular junction (NMJ). Dibeberapa jurnal juga disebutkan bahwa botox banyak digunakan untuk mengatasi berbagai jenis nyeri kepala, salah satunya ialah Tension Type Headache.
Di artikel ini, kita akan membahas mengenai botox dalam fungsinya yg juga mampu menurunkan nyeri kepala kronis secara lebih dalam melalui pendekatan yang edukatif dan dapat dipahami dengan mudah.
Definisi
Botox ialah toksin yang dihasilkan oleh Clostrodium botulinum, yang dapat menyebabkan paralisis otot dengan merusak transmisi sinyal neuromuscular junction (NMJ). Pada bidang kosmetik botulinum toksin digunakan sebagai terapi pada kerut dinamik akibat kontraksi otot yang kita gunakan sehari-hari pada expresi wajah. Dibeberapa penelitian botox sering digunakan sebagai pengobatan untuk terapi Tension Type Headache yang Dimana merupakan nyeri kepala yang disebabkan oleh tegangnya otot pada wajah, leher, dan kulit kepala, nyeri TTH didefinisikan seperti sesuatu yang mengikat dan terasa ditekan serta dirasakan bilateral.
Apa penyebab TTH ??
TTH bisa disebabkan oleh beberapa hal, ialah sebagai berikut :
-
Stress / konfilk emosional
-
Kelelahan
-
Anemia
-
Gout
-
Ketidaknormalan endokrin
-
Obesitas
-
Intoksikasi
-
Gangguan tidur
-
Kelaparan
-
Dehidrasi
-
Caffein withdrawal
-
Fluktuasi hormonal wanita
-
Usia muda
Apa fungsi botox terhadap terapi TTH ?
Pada kasus TTH botox biasanya digunakan hanya pada TTH yang sudah kronis dan refrakter, biasanya pasien sudah melakukan beberapa terapi tapi tidak menunjukkan perubahan keluhan yang signifikan, sehingga banyak peneliti yang mulai menggunkan botox untuk terapi TTH. Manfaat dari terapi botox terhadap TTH ialah dengan memblokir pelepasan acetylcoline secara presinaptik sehingga otot akan mengalami paralisis flaxid yang artinya otot menjadi lemas dan tidak tegang. Botox juga mampu menghambat pelepasan substance P, glutamate, dan CGRP sehingga NFkB tidak memproduksi Nitric oxide (iNOS) dan enzim COX yang akan menyebabkan peradangan pada intrcranial vessel dan akhirnya otak tidak akan menerima sinyal nyeri.
Botox pada terapi TTH biasanya akan di injeksikan pada dahi, otot leher, otot kepala, dan bahu. Hal ini bertujuan untuk merileksasikan otot yang tegang. Dan untuk pengobatan dengan botox ini biasanya akan diulang setiap 4 bulan sekali. Manfaat dari botox untuk terapi TTH selain untuk mengurangi intesitas nyeri pada pasien, botox ini juga akan memberikan kegunaan lain salah satunya ialah hilangnya kerutan pada dahi karena salah satu injeksi pada botox TTH ialah di dahi, dan juga bisa memberikan tampilan bahu yang lebih propesional bagi Perempuan seperti barbie tox.
Kapan baiknya konsul ke dokter di Klinik Estetika ?
Jika kamu memiliki keluhan seperti yang sudah di bahas sebelumnya dan sudah melakukan beberapa terapi tapi tidak mendapatkan perubahan yang signifikan sebaiknya segera di konsultasikan ke dokter estetika agar bisa dilakukan terapi botox. Di beberapa jurnal juag disebutkan bahwa Tingkat kekambuhan TTH menurun sete;ah 2-3x pengulangan disertai dengan pengurangan intensitas nyeri.
Sebagai klinik terpercaya dibidang kulit dan anti aging, Elmaskin menawarkan perawatan berupa injeksi botox pada terapi TTH yang dapat membantu kamu mengatasi nyeri kepala yang sering mengganggu aktivitas.
Ditulis oleh : dr. Anis Faila (Aesthetic Doctor in Elmaskin)
Referensi
-
Dito Anurogo. 2014. Tension- Type Headache. Jurnal CDK. Vol. 41 No. 3. Hal: 186-191.
-
Mia, O., Joanna, M., Moez, R. 2006. The use of botulinum neurotoxin type A (Botox) for headaches: a Case review. Journal can chripr assoc. 50 (4). Hal: 1-19.
-
Mieszko, W., Natalia, G., Marek, Z., Gniewko, W., Joanna S. 2017. Evidence to use botulinum toxin in Tensio-Type Headache Management: A Systemic Reviw. MDPI Journal toxins, Vol. 9. Hal: 1-8.
-
Sherif, M, H., Hatem, S, et al. 2009. Botulinum toxin: could it be an effective treatment for chronic tension-tye headache?. Journal Headache pain Vol. 10. Hal: 27-34.